Halaman

Jumat, 12 Juli 2019

Cara Install Apache Web Server di Debian 9 Server

Install Web Server di Debian 9


1. Install Apache

Install paket apache2 di Debian server.
apt get install apache2 –y

Setelah selesai akses IP address server di web browser untuk menguji apakah Apache sudah berjalan atau tidak.
 2.Membuat VirtualHost
Dalam satu server kita dapat menjalankan banyak domain/subdomain, di Apache konfigurasi ini disebut sebagai VirtualHost.
a. Konfigurasi VirtualHost
Masuk ke folder konfigurasi VirtualHost dan buat file konfigurasi pertama untuk domain linux.lan.
1.      “cd /etc/apache2/sites-available”
2.      “nano linux.lan.conf”



Isi dengan file konfigurasi VirtualHost.
“  <VirtualHost *:80>
    ServerName linux.lan
    DocumentRoot /var/www/linux.lan
    <Directory /var/www/linux.lan>
        Options Indexes FollowSymLinks MultiViews
        AllowOverride All
        Require all granted
    </Directory>
    ErrorLog /var/log/apache2/linux.lan.error.log
    CustomLog /var/log/apache2/linux.lan.access.log combined
</VirtualHost>           “

Aktifkan VirtualHost, mod_rewrite, restart apache2, dan cek statusnya.
“a2ensite linux.lan.conf
a2enmod rewrite
systemctl restart apache2       
systemctl status apache2”
           

Selanjutnya membuat direktori document root tempat menyimpan file website domain.
Membuat direktori document root untuk linux.lan dan membuat file testing index.html.
“cd /var/www
mkdir linux.lan
nano linux.lan/index.html“
Isi file index.html untuk linux.lan.
“<h1>selamat datang di website linux.lan</h1>

b. Pengujian VirtualHost

Karena Debian server ini belum memiliki DNS server maka pengujiannya dengan melakukan konfigurasi file /etc/hosts di PC client Linux, untuk PC client Windows di c:\windows\system32\drivers\etc\hosts. Dengan file hosts ini, kita dapat melakukan mapping IP address menjadi hostname/domain begitu juga sebaliknya tanpa perlu melakukan konfigurasi DNS server. Metode seperti ini biasanya dipakai untuk kebutuhan personal atau internal perusahaan atau kantor.


Buka file /etc/hosts di PC client Linux.
nano /etc/hosts
Masukkan IP address server dan nama domainnya.
“192.168.100.1   linux.lan”
Nb. Hanya linux.lan
Selanjutnya uji dengan mengakses nama domain tersebut melalui web browser. Setiap domain yang diakses harus menampilkan halaman yang berbeda dan tidak lagi menampilkan halaman default dari Apache.
 







Tidak ada komentar:

Posting Komentar